spasi
aku tersungkur, dan aku bersyukur kamu kembali untuk meraih tanganku. kugenggam tanganmu dan bangkitkan aku. namun kau meneruskan perjalanan tanpa menoleh. langkah-langkah berikutnya mungkin akan berat karena kakiku tertahan lidahku.
kebahagiaan seperti jeruk madu. tetap manis meski ada bintik hitam di kulit kuningnya