Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

Tantangan, Tuntutan, dan Respons

Resesi global sudah sampai pagar rumah kita. Itu berarti tetangga kita sudah merasakan kesulitan ekonomi. Seperti yang dikatakan oleh Harry S Truman, Presiden AS yang berkuasa selama dua periode dari 1945 sampai 1953, When your neighbors lose their job, it’s a recession. When you lose your job, that’s a depression!                 Ya, banyak tetangga sudah merasakan kehilangan pekerjaan, namun kita masih cukup beruntung. Pertumbuhan ekonomi kita, meski mulai dikritisi karena terlihat tumbuh di level yang relatif sama dalam waktu yang panjang, namun masih bisa mencatat angka positif.                 Meski baru menghampiri pagar rumah kita, masalah pelambanan ekonomi tidak bisa dianggap remeh. Selain karena kalimat pada paragraf di atas, juga karena kita bisa merasakan hal itu. kita lihat di media-media mulai memberitakan adanya penu...

Was-was

Seseorang akan merespons sesuatu yang datang kepada dirinya dengan kemampuan yang dia miliki. Ini sangat alami. Seorang pemimpin juga akan merespons masalah –dan memberikan solusi, dengan kemampuan yang dia miliki. Akan tetapi ada pemimpin yang memberikan solusi, yang memang mengena dan solusional, namun tak jarang ada juga yang memberikan solusi yang ala kadarnya. Dan ini soal level.                 Kini kita dihadapkan sebuah situasi yang membuat kita tidak susah menyimpulkan mana pemimpin yang berkualitas dan mana pemimpin yang ala kadarnya. Kita pun menjadi gregetan . Kita juga menjadi was-was. Ketika demokrasi mengharuskan yang paling banyak meraih suara yang bisa menjadi pucuk pimpinan –bukan yang terbaik, ada pertanyaan yang layak kita ajukan kembali, terutama kepada diri kita sendiri. Cara terbaik adalah dengan bertanya, dari hati ke hati, apakah yang dilakukannya memang mewakili hati sebagian besar...

Cara Jitu

Kita sering dibuat kagum oleh orang-orang di sekitar kita, yang bisa menemukan cara jitu untuk menjalani hidup. Atau sering terpana oleh mereka-mereka yang memiliki kemampuan menyusun strategi ampuh untuk mengatasi, atau berkelit dari persoalan. Hal-hal yang mereka lakukan untuk menjawab masalah yang kadangkala tidak pernah terlintas di benak kita, dan terlihat mudah –setelah kita melihat mereka melakukannya. Padahal belum tentu kita bisa melakukannya, memikirkannya pun tidak. Tetapi yang tak bisa ditolak adalah kita seakan tertolong oleh cara mereka karena kita berpeluang untuk menirunya.                 Contoh yang paling terbaru seperti yang dilakukan Presiden Joko Widodo yang secara resmi meluncurkan ide pemindahan Ibukota dari DKI Jakarta, ke sebuah kota di Kalimantan Timur. Nakhoda pemerintahan Indonesia mengajukan usulan tersebut, tepat ketika dia memastikan diri menjalani pemerintahan untuk peri...

Ekspektasi

Setiap bangun tidur di pagi hari, sadar atau tidak, kita sudah menancapkan harapan atas kehidupan yang bakal kita jalani hari itu. Tetapi ketika melewati pintu untuk keluar rumah, kita kerapkali harus melihat dan mengalami kenyataan yang melenceng bahkan berkebalikan dengan yang kita harapkan.                 Pada dasarnya ekspektasi adalah harapan atau sesuatu yang diinginkan terjadi. Ekspektasi itu berisi dua hal yang akan kita bandingkan di dalam benak yaitu harapan dan kenyataan. Dalam ranah hukum ada istilah yang bisa menggambarkan kondisi tersebut: Teori Das Sein Das Sollen . Teori itu mengekspresikan jarak antara realitas dan ekspetasi. Das Sein mewakili realitas yang terjadi sedangan Das Sollen adalah apa yang seharusnya terjadi, yang seharusnya dilakukan.                 Dalam tataran kepemimpinan, kita sering menyematkan ...

Lagu Lama

Sejatinya apa yang terjadi di muka bumi ini selalu berulang. Maka dari itu di dunia fesyen muncul apa yang kemudian dinamakan mode 70’an, 80’an atau 90’an. Bahkan istilah retro pun marak. Di sektor pengawasan industri keuangan, kondisinya kurang lebih sama. Meskipun praktik-praktik bisnis saat ini berkembang pesat dan nyaris berbeda dibandingkan beberapa dekade lalu, lembaga pengawas sektor keuangan menghadapi tantangan yang relatif sama. Pemerintah pun demikian. Coba saja lihat perkembangan di praktik layanan keuangan berbasis teknologi digital (fintech). Seiring dengan merebaknya fintech di masyarakat, marak pula efek samping dari   layanan itu. Saat ini setidaknya ada dua jenis fintech, yang berkaitan dengan simpan-pinjam dana masyarakat dan yang lain yang berkaitan dengan sistem pembayaran. Jenis pertama di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan dan yang lain di bawah Bank Indonesia. Nah , karena pengawasan per kamar inilah yang dikhawatirkan akan membuat ancaman seper...

Perubahan

Satu-satunya yang tidak bisa ditolak adalah perubahan. Dan di waktu-waktu belakangan ini banyak sekali perubahan yang terjadi di sekeliling kita dan terasa begitu cepat. Perkembangan teknologi digital membuat perubahan-perubahan terjadi dalam kecepatan yang belum pernah terjadi di masa-masa sebelumnya. Teknologi digital juga telah menyentuh, mendekap, dan bahkan mengubah sendi-sendi bisnis dan bahkan kehidupan. Hampir semua lembaga dan institusi, dengan terpaksa atau sukarela kini sudah mengadopsi, sebagian atau seluruhnya, teknologi digital pada proses produksinya atau proses jualannya. Akan tetapi bukan perubahan itu yang akan menjadi pembahasan kali ini. Sekitar dua bulan lalu kita sudah melaksanakan pemilihan presiden untuk memimpin negara ini lima tahun ke depan. Beberapa bulan sebelum itu, publik banyak melihat perubahan-perubahan terkait itu. Mulai dari perubahan kampanye dan praktik demokrasi, meski baru sedikit. Dahulu kita melihat, bertahun-tahun lalu dalam praktik pe...

Janji Manis, Realisasi, dan Alasan

Ketika musim pemilihan umum tiba maka bermekaranlah janji-janji manis. Dari baliho sederhana pinggir jalan hingga visi misi kinclong di laman resmi, janji-janji itu terlontarkan. Pengalaman memilih presiden secara langsung sudah terjadi sejak 1999 ketika Indonesia memasuki era reformasi. Sejak saat itu janji-janji yang terlontarkan dari calon-calon presiden sudah tidak terhitung jumlahnya dan kini hanya menjadi sampah sejarah. Janji memang hal yang tidak terpisahkan dari kampanye, karena memang di momen itulah janji menjadi senjata andalan seorang politisi. Persoalan apakah nanti akan ditunaikan atau tidak itu bisa dipikirkan nanti. Bahkan untuk makin menaikkan derajat janji-janji tersebut, mulai dimunculkan apa yang dinamakan kontrak politik. Di situ janji-janji sang calon yang akan bertarung ditulis dan disaksikan langsung oleh para konstituen yang kemudian ditandatangani oleh sang politisi. Akan tetapi sekali lagi, meski dinaikkan statusnya dari janji menjadi kontrak yang ...

Pemimpin dan Ujian

Hari-hari belakangan ini kita disuguhi peristiwa demi peristiwa yang menguji kemampuan kita untuk memilih pemimpin. (Dan dalam setiap ujian, kita tentu diminta untuk bersabar). Akan tetapi, sejatinya, itu adalah ujian kepemimpinan dari masing-masing kontestan yang sedang berlaga mendapatkan hati masyarakat. Jadi ringkasnya, itu adalah ujian juga buat kita semua. Pemimpin adalah orang yang akan diserahi tanggung jawab untuk memutuskan cara terbaik dalam memenuhi kebutuhan rakyat banyak. Ketika sudah menentukan pilihannya, pemimpin juga diharapkan untuk berani menerima konsekuensi dan mengupayakan cara solutif jika pilihannya itu ternyata tidak tepat, bahkan tidak berhasil dipenuhi. Sebelum memutuskan, seorang pemimpin tentu memiliki visi yang tidak dimiliki banyak orang. Juga berkontemplasi, dengan cara yang bisa jadi tidak sama dengan banyak orang. Semuanya itu mungkin bisa diwakilkan dengan kata-kata “mempertimbangkan secara seksama”. Karena sudah melalui tahap   tersebut,...

Melepas Belenggu Ambisi

Berbicara soal perusahaan negara, tidak pernah bisa dilepaskan dari kepentingan politik kekuasaan yang ada di atasnya. Sejak pamornya mencuat ketika Presiden Soeharto menunjuk Tanri Abeng, seorang manajer sukses di perusahaan swasta, menjadi Menteri Pendayagunaan BUMN, perbincangan mengenai kinerja dan bisnis BUMN tidak pernah sepi.                 Sepanjang Pemerintahan Presiden Joko Widodo, perdebatan mengenai BUMN juga makin melesat terutama karena perusahaan-perusahaan pelat merah itu banyak diberi kepercayaan untuk mengelola dan mengerjakan proyek infrastruktur. Bahkan baru setahun bergulir, masyarakat banyak yang mengkritik strategi itu –dan strategi-strategi pembiayaan yang menyertainya, tidak tepat.                 Pemerintah menjalankan strategi menyuntikkan modal ke BUMN dalam mengerjakan proyek infrastruktur, dengan tujuan...

Economics of Fear

Menjelang berakhirnya masa kampanye, mulai muncul narasi-narasi yang menebar ketakutan kepada masyarakat. Tidak hanya ketakutan di bidang politik atau sosial, tapi di bidang ekonomi. Munculnya narasi menakut-nakuti di bidang ekonomi ( economic of fear ) memang tidak seramai di bidang lainnya, akan tetapi itu seharusnya tidak membuat kita permisif. Dalam sebuah wawancara yang diterbitkan sebuah media internasional, Thomas Lembong, mengatakan jika salah satu kandidat pemilihan umum yang kebetulan saat ini adalah petahana, kalah maka investasi langsung ke Indonesia akan nyungsep . Lelaki yang saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) itu tentu ingin mempromosikan atasannya sekaligus mengarahkan publik untuk memilihnya pada pemilu nanti. Ingatan publik tentu dibawa kembali kepada kampanye lima tahun lalu. Ketika itu banyak pengamat mengatakan bahwa jika Joko Widodo, salah satu kandidat saat itu, menang maka investasi asing akan meningkat, nilai tukar ru...

Kata-Fakta-Rasa

Ketika dunia telah berubah dari yang pernah ada sebelumnya, fenomena yang ada pun tak lagi sama. Kini kata-kata makin mudah tumpah dan membanjiri horison informasi kita. Kata-kata yang dimaksudkan di kalimat sebelumnya, tidak hanya yang diucapkan namun juga yang ditransmisikan lewat jari jemari menjadi tulisan. Talk is cheap , sebuah idiom yan bernuansa ironi, makin menemukan momentumnya ketika media sosial makin erat bergandengan tangan kebiasaan hidup sebagian besar orang. Inilah yang membuat orang yang hidup di zaman ini menghadapi kesulitan yang lebih besar dibandingkan pendahulunya yang hidup dua atau tiga dekade sebelumnya. Terutama dalam hal mendapatkan kebenaran. Kata-kata yang membanjiri lini informasi menjadi makin sulit kita masukkan ke kantong-kantong pikiran dan nurani kita sebagai sebuah kebenaran. Dibutuhkan saringan yang jauh lebih besar dan jauh lebih rapat dan jauh lebih kuat untuk membedakan mana kata-kata yang benar mana yang salah. Fakta –untuk mengatakan k...

Respons dan Kualitas Pemimpin

Untuk melihat kualitas pemimpin, salah satu caranya adalah dengan melihatnya ketika berhadapan dengan perbedaan pendapat. Terutama yang diutarakan oleh bawahannya di depan umum. Sebenarnya bukan untuk mendebat, tapi si bawahan hanya menyampaikan pikirannya saja yang kebetulan berbeda dengan si pemimpin. Sekilas cara ini sangatlah riskan untuk menilai kualitas pimpinan karena banyak faktor yang akan mempengaruhi respons dan cara dia menyikapi hal itu. Akan tetapi, setidaknya apa yang dia katakan dalam merespons hal itu akan menunjukkan sisi kepemimpinan dan sifat pribadi yang selama ini tertutupi.                 Jika ketika menerima pendapat yang tidak sejalan dengan dirinya, pimpinan itu tersinggung kemudian mengungkapkannya dengan nada kemarahan dan mengeluarkan kata-kata menyakitkan meski tidak berteriak. Maka setidaknya ia bukan tipe pemimpin yang bisa mengendalikan kemarahan.    ...

Ketidakadilan dan Perasaan

Muhammad Jusuf Kalla, wakil presiden saat ini, membuktikan bahwa dirinya adalah masih seorang negarawan. Setidaknya melalui pernyataan yang diucapkannya Juli lalu saat menghadiri Sarasehan Nasional "Merawat Perdamaian Belajar dari Resolusi Konflik dan Damai di Maluku dan Maluku Utara untuk Indonesia yang Bersatu, Berdaulat, Adil dan Makmur".                 Menurut politisi kawakan itu konflik besar yang pernah terjadi di tengah masyarakat Indonesia sebagian besar terjadi karena ketidakadilan ekonomi dan politik. Kedua hal ini membuat masyarakat merasa tertekan dan rawan menjadi pemicu konflik.                 Dia yang juga pernah menjadi inisiator perdamaian konflik Maluku menjelang akhir abad ke-20, mengatakan bahwa sepanjang Indonesia merdeka, sedikitnya telah terjadi 15 kali konflik besar. Dan kesemuanya alih-alih konflik karen...

Tren, Milenial, dan Kopi

Sudah sejak lima tahun terakhir ini, sejatinya, ada tiga isu penting yang sudah dimahfumi oleh pelaku di industri jasa keuangan. Isu yang menjadi tren global industri keuangan itu adalah digitalisasi, globalisasi dan urbanisasi. Digitalisasi sudah kita rasakan setiap hari. Kehadiran Internet yang sudah menyebar ke hampir semua lini kehidupan, bahkan sudah mengubah wajah industri keuangan dengan maraknya layanan digital. Kedua adalah globalisasi. Saat ini dunia sudah menjadi 24 hours market , artinya tidak pernah berhenti berputar terutama mengenai bisnis, informasi dan juga persaingan. Ketiga adalah urbanisasi. Hampir semua lembaga keuangan global sangat memperhatikan perkembangan kota-kota besar dunia. Menurut mereka, kota besar akan memegang peranan makin penting terutama dalam industri keuangan, karenanya the world would becoming a network cities . Namun demikian ketika diperas lagi menjadi satu, isu yang paling penting di tengah perkembangan saat ini adalah anak-anak muda...

Hajatan dan Anggaran

Hajatan besar sudah dilalui dan hajatan besar lainnya menanti. Bukan, ini bukan soal pemilihan Presiden dan political budget cycle. Ini soal hajatan Asian Games yang baru saja usai dan Jakarta-Palembang telah menunjukkan keberhasilannya sebagai tuan rumah. Hitung punya hitung, sebuah angka resmi dari lembaga negara muncul sebesar Rp45 triliun rupiah yang terdiri dari banyak elemen. Angka itu setara anggaran Kementerian Keuangan selama setahun. Hajatan lain yang menunggu untuk direalisasikan dan dihitung-hitung dampaknya kepada perekonomian adalah pertemuan tahunan lembaga donor Internasional IMF-Bank Dunia di Bali, Oktober mendatang. Lagi-lagi sebuah angka dari sebuah lembaga negara muncul yaitu sebesar Rp6,9 triliun. Sementara itu, dari sisi dampak langsung pengeluaran peserta IMF-World Bank Annual Meeting 2018, diperkirakan angkanya mencapai Rp943,5 miliar. Di tengah anggaran negara yang ketat, karena gejolak nilai tukar yang menekan kurs rupiah, pendapatan-pendapatan negara da...

Paku Komunikasi

Komunikasi adalah sebuah proses menyampaikan pesan dari pihak yang disebut penyampai pesan kepada penerima pesan. Dalam komunikasi, biasanya si penerima pesan akan melihat keseluruhan proses komunikasi yang disampaikan penyampai pesan, tidak cuma kata-kata, tapi juga bahasa tubuh dan ekspresi wajah. Singkatnya, gaya komunikasi si komunikator. Gaya berkomunikasi seseorang adalah cerminan kepribadian mereka yang terbentuk dari kebiasaan bertahun-tahun. Akan tetapi bagi seorang pejabat publik, biasanya ada tim pengarah komunikasi agar pesan yang disampaikan tidak salah arah dan lebih efektif menyentuh audiens. Jika melihat gaya komunikasi pejabat yang terlihat oleh publik akhir-akhir ini ada kesan yang cukup jelas bahwa ada yang ‘salah’ dengan gaya komunikasi mereka. Publik menangkap kesan ada ketidakkonsistenan dalam pernyataan-pernyataan mereka menanggapi hal-hal yang menyangkut urusan orang banyak. Misalnya, ketika menanggapi kebijakan Amerika Serikat yang akan membuat aturan y...

Ujian

Masalah, kata orang pandai, bisa dimaknai dengan tiga cara: dianggap sebagai ujian, teguran, petaka atau adzab. Ujian adalah sebuah tahap yang biasanya harus kita lewati jika kita ingin naik kelas dalam hal apapun. Teguran adalah sebuah peringatan (baik halus maupun kasar) yang ditujukan kepada kita karena kita melakukan atau menjalani sesuatu yang dianggap keliru. Sedangkan petaka atau adzab adalah sebuah kondisi kesulitan yang sangat yang datang dan dialami oleh kita dalam kehidupan, biasanya berbentuk bencana. Selain rentetan bencana alam dan kecelakaan, apa yang terjadi di perekonomian akhir-akhir ini juga terlihat menjadi masalah bagi pemerintah dan juga publik. Pelemahan nilai tukar yang makin jauh meninggalkan level yang ditetapkan dalam APBN yaitu Rp13.400 per dollar AS. Pertumbuhan ekonomi pun tak pernah bisa mencapai target yang ditulis sendiri oleh pemerintah. Hingga menjelang periode akhir pemerintahan, angka pertumbuhan tak pernah menembus level 5,1 persen sejak 2014...

Gugup Ekonomi

Tahun 2018 memang dimulai dengan kekhawatiran yang cukup tinggi  meskipun pemerintah berupaya keras menunjukkan optimismenya kepada publik. Bayang-bayang siklus krisis 10 tahunan yang diperingatkan banyak ekonom membuat pemerintah sangat berhati-hati dalam setiap tindakan. Upaya menunjukkan optimisme itu pun sedikit terbantu dengan melajunya indeks saham ke posisi tertingginya sepanjang masa pada Februari lalu.                 Namun begitu kekhawatiran itu tidak bisa ditutupi. Pasalnya indikator-indikator ekonomi utama belum menunjukkan angka yang menggembirakan, bahkan ketika lembar kalender tahun ini tersisa sehelai. Pertumbuhan ekonomi misalnya, hingga kini belum memberikan kebanggaan kepada pemerintah, ketika pencapaiannya setiap tahun selalu lebih rendah dari target yang tertera di anggaran negara. Neraca transaksi pembayaran yang menjadi saluran penting bagi pergerakan nilai tukar juga masih defisi...