aku yang aneh
kadang aku sendiri menganggap diriku aneh. aku menyayangi, sangat menyayangimu lebih dari perasaan sayangku kepada siapapun. mungkin perasaan yang berlebih itulah yang membuatku berat berpisah denganmu. sangat berat. Mengapa justru saat kita dekat, aku kehilangan bagian dariku yang kukenal. Bagian yang seringkali menjadi penting itu tidak muncul. Saat kau butuh teman, justru sisi diriku yang oleh teman yang lain dianggap menyenangkan, ragu-ragu untuk menampakkan bentuknya: aku lupa cara menghiburmu. Memang aneh! Berbeda jika yang kuhadapi bukan kamu. Lelucon itu mengalir saja tanpa memikirkan risiko tak mendapat respons senyuman atau tertawa cekikikan. Aku ingin bilang padamu bahwa aku juga tidak mengerti mengapa demikian. Mengapa justru kata-kata hilang pada saat seperti itu? saat kulihat kamu butuh penghiburan, nasihat bijak atau sekedar humor segar yang bisa mengungkap senyummu. Yang aku tahu adalah aku telah jatuh hati padamu. Jika hati adalah air maka aku barangkal...