wrote, Wednesday, October 11, 2006 beberapa bulan ini Jakarta panas bukan kepalang. hujan yang dirindukan, kelihatannya mulai lupa untuk singgah. (mudah-mudahan ia tidak selingkuh). tambah lagi di bulan suci ini, makin terasa matahari seakan sedang mengeluarkan amarahnya. sejak awal puasa, agak siang aku mulai keluar rumah menuju ‘tempat kerja’. pingin cepat-cepat rasanya sampai kantor atau sampai tempat tujuan. karena biasanya di sana sudah ada angin sepoi-sepoi yang bersedia membasuh wajah tanpa diminta. lumayan sejuk setelah beberapa saat di bakar panas. jika sedang antri karena lampu jalan berwarna merah, sering juga membayangkan kalau punya mobil ber-AC, dengan sopir. enak pastinya, puasa lebih nyaman rasanya. tapi khayalan itu terhenti jika sudah ada bunyi klakson, pertanda lampu merah sudah siap berubah warna. seringkali jika sedang melaju di jalan, terlihat motor yang lainnya lebih enak dipakai, lebih resi, lebih kin...