umur untuk berbahagia
Umur adalah penanda, bahkan bisa menjadi pertanda. (Perbedaan antara keduanya tidaklah begitu penting). Sebagian orang mungkin malah menganggap umur adalah milestone atau sebuah benchmark, di saat sebagian lainnya menganggap umur adalah mercusuar. Bagi saya umur adalah bahagia. Umur, berapapun tahun yang dilewati, dan angka yang berderet sesudah Anda dilahirkan, haruslah mengandung kebahagiaan. Sejatinya konsep ini baru saja saya resapi. Bertahun-tahun lamanya, umur saya jadikan sebagai penanda untuk hidup yang lebih panjang, lebih dewasa, dan “lebih-lebih” lainnya. Saya tanamkan pada diri ini, bahwa ketika kita bangun tidur harus ada niat untuk berbahagia, bangun dengan senyuman bukan dengan kening mengkerut mengingat masalah yang bakal dihadapi atau yang disisakan semalam sebelumnya. Ketika saya memiliki seorang istri yang cantik dan membahagiakan, serta dua anak laki-laki yang membanggakan, saya selalu menanamkan bahwa bangunlah dari tidur dengan kebahagiaan, dengan senyuman...