28 kali
sayang, ingatkah kau saat kita pertama bertemu? saat ku terpesona oleh kibar kerudungmu? Saat kau menungguku di halte itu dengan buku bersampul merah ungu? masihkah getar-getar itu menghinggapimu? saat ini, sayang, getar-getar itu telah berubah menjadi denyut nadiku yang kusesuaikan dengan denyut nadimu. Saat daging dan kulit kita bertemu, denyut nadi kita seolah tengah mencipta simfoni utuh. yang kini telah mengejawantah dalam janinmu. dalam perjalanan waktu yang masih singkat ini sayang, telah banyak bulu-bulu halusmu telah kucabuti. telah banyak kulukai perasaanmu dengan lakuku yang tak sesuai dengan kebiasaanmu. maafkan kebodohanku itu sayang. aku tak berani berjanji tak melakukan kesalahan itu lagi, tapi aku berjanji akan terus mencintaimu setiap hari, dengan cinta yang bertambah besar. karena kau adalah pasangan yang diciptakan oleh Sang Maha buatku untuk selamanya, maka doakan aku agar bisa selamanya mendampingimu. sayang, maafkan aku yang tak selalu terjaga dengan perpindahan b...